MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM– Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Dapil V Kota Komba dan Kota Komba Utara Elvis Jehama, bersama rekannya Petrus Salestinus San, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Jumat (13/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kisol dan sekitarnya berjalan dengan baik. Namun dalam kunjungan itu, keduanya menemukan persoalan serius terkait kesejahteraan tenaga kesehatan.
Elvis Jehama mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 32 tenaga kesehatan PPPK paruh waktu di Puskesmas Kisol yang belum menerima gaji selama tiga bulan. Para tenaga kesehatan tersebut terdiri dari 8 orang kategori R3 dan 24 orang kategori R4.
Menurut Elvis, informasi terkait tunggakan gaji tersebut sebelumnya diterima melalui berbagai pengaduan masyarakat, baik melalui pesan WhatsApp, media sosial Facebook, maupun komunikasi langsung dengan warga.
“Karena itu kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya dan bertemu langsung dengan para tenaga kesehatan di Puskesmas Kisol,” ujar Elvis.
Dari hasil pertemuan tersebut, Elvis memastikan bahwa para tenaga kesehatan memang belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir.
Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan, mengingat tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.
“Tenaga kesehatan bekerja setiap hari melayani masyarakat. Karena itu, kesejahteraan mereka tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Elvis Jehama pun mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur dan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Manggarai Timur agar segera menyelesaikan proses administrasi dan mempercepat pembayaran hak para tenaga kesehatan tersebut.
Menurutnya, negara harus hadir memastikan hak para tenaga kesehatan dipenuhi agar mereka dapat bekerja dengan tenang dan maksimal dalam melayani masyarakat.
“Kami berharap persoalan ini segera diselesaikan. Pelayanan kesehatan yang baik hanya bisa terwujud jika para tenaga kesehatan dapat bekerja dengan tenang, dihargai, dan sejahtera,” pungkasnya.














