Manggarai, Pena1NTT.com — Progres pembangunan dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Ruteng VI, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah rampung dan mencapai 100 persen.
Berdasarkan papan informasi kegiatan di lokasi proyek, total anggaran revitalisasi sekolah tersebut mencapai Rp 1.803.443.944 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Anggaran itu dialokasikan untuk rehabilitasi 12 ruang kelas senilai sekitar Rp 1,3 miliar, pembangunan dua paket toilet sebesar lebih dari Rp 276 juta, rehabilitasi satu paket toilet senilai lebih dari Rp 56 juta, serta biaya manajemen sekitar Rp 81 juta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDK Ruteng VI, Anastasia Safitri Wolos, S.Pd, kepada media ini pada Kamis (29/1/2026) menjelaskan bahwa pekerjaan rehabilitasi untuk enam ruang kelas telah selesai sepenuhnya sesuai target.
“Puji Tuhan pekerjaan utama sudah tuntas, tentu susai targetlah. Hari ini kami bersih-bersih sisa material di luar gedung,” jelas Fitri.
Ia menambahkan, seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan sebelum batas waktu yang ditetapkan, yakni 25 Januari 2026.
Atas rampungnya kegiatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah atas perhatian dan dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Manggarai.
“Tentunya kita berterima kasih kepada Kementerian dan pemerintah daerah atas bantuan anggaran APBN tahun 2025 ini,” jelasnya lagi.
Fitri mengungkapkan, sebelum dilakukan revitalisasi, sejumlah ruang kelas di SDK Ruteng VI mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Beberapa di antaranya berupa atap bocor, dinding retak, serta kondisi lantai yang mulai rusak akibat usia bangunan.
“Sekolah ini usianya sudah 60 tahun lebih, sehingga ada begitu banyak kerusakan yang terjadi. Dengan adanya kegiatan revitalisasi ini, pihak sekolah optimis suasana belajar siswa akan lebih kondusif dan meningkatkan semangat guru dalam memberikan pengajaran”, terangnya.
Sebagai informasi, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) bidang pendidikan. Program ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman, sehat, dan ramah anak.














