Ruteng, Pena1NTT.Com – Suasana penuh semangat kebangsaan, kreativitas dan kebhinekaan menyelimuti SMAK St. Thomas Aquinas Ruteng, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT.
Sekolah yang didirikan pada tahun 1970 ini sukses menggelar acara bertajuk “Gebyar Sumpah Pemuda 2025,” yang didedikasikan sebagai panggung utama bagi talenta-talenta muda pada Rabu (29/10/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut berbagai pihak penting, termasuk seluruh dewan guru dan staf pengajar, perwakilan orang tua murid, serta perwakilan Yayasan Nuca Lale yang menaungi SMAK St. Thomas Aquinas.
Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan penuh komunitas terhadap pengembangan bakat dan karakter siswa.
Gebyar tahun ini menampilkan spektrum kegiatan yang luas, mulai dari nuansa klasik hingga kontemporer.
Para siswa memukau penonton dengan penampilan Tari Tradisional dan Modern (Traditional & Modern Dance) yang memadukan gerakan etnik daerah dengan sentuhan koreografi masa kini.
Di sisi lain, aura kemewahan hadir melalui Peragaan Busana (Fashion Show) yang berhasil menyajikan kreasi busana bertema kearifan lokal.
Bakat tarik suara juga mendapat sorotan utama melalui Vokal Solo dan penampilan energik dari Musik Langsung (Live Band) yang berhasil membakar semangat para hadirin.
Tidak ketinggalan, area sekolah juga diramaikan dengan Bazar yang menjadi etalase kreativitas wirausaha siswa.
Menjadi Generasi “Satu Aksi, Seribu Inspirasi”
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAK St. Thomas Aquinas, Fransiskus Rodriques Rusman, menyampaikan visi sekolah yang transformatif.
Fransiskus menegaskan bahwa momentum Sumpah Pemuda tahun ini mesti diterjemahkan dari komitmen lisan menjadi aksi nyata yang berdampak.
“Sumpah Pemuda bukan hanya teks yang dihafal, tapi adalah komitmen yang diwujudkan melalui karya. Melalui pentas tari, nyanyian, fashion, dan bahkan bazar ini, anak-anak kami membuktikan bahwa mereka adalah generasi harapan di masa depan,” tegas Fransiskus sambil mengapresiasi antusiasme para siswa.
Fransiskus menambahkan, rangkaian kegiatan yang diselenggarakan sekaligus menjadi laboratorium bagi siswa untuk belajar bersama dalam perbedaan, berkompetisi secara sehat, dan berkarya tanpa batas.
Ia juga secara khusus mengapresiasi dukungan Yayasan Nuca Lale dan peran aktif orang tua, yang dinilainya krusial dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik.
“Kami di SMAK St. Thomas Aquinas berkomitmen untuk memfasilitasi setiap potensi, memastikan setiap anak adalah ‘Satu Aksi’ yang akan menghasilkan ‘Seribu Inspirasi’ bagi bangsa dan daerah,” tegasnya penuh semangat.
Senada dengan Kepala Sekolah, Margareta Lisa Agustin selaku Ketua OSIS, menyatakan rasa bangganya atas partisipasi seluruh siswa.
Diuraikan Margareta, jenis kegiatan dalam semarak perayaan tahun ini menjadi inspirasi baginya dan seluruh siswa untuk memacu prestasi yang lebih baik.
Ia berharap, inspirasi dari kegiatan tersebut dapat mendorong semua generasi muda Manggarai untuk berkontribusi secara positif bagi pembangunan daerah kedepan.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa persatuan kami, para siswa di SMAK St. Thomas Aquinas, sangat kuat. Kami berharap semangat ini terus kami bawa untuk berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.
Puncak dari acara ini semakin diperkuat dengan momen pemberian penghargaan kepada para siswa yang telah mengukir prestasi gemilang, baik dalam kompetisi lokal maupun di kancah nasional, menegaskan komitmen sekolah untuk mengapresiasi dan menumbuhkan budaya berprestasi.
Melampaui seremoni, semarak peringatan sumpah pemuda tahun 2025 ini menjadi deklarasi hidup tentang semangat kebangsaan dan kebhinekaan.
Seluruh rangkaian kegiatan sekaligus menegaskan komitmen SMAK St. Thomas Aquinas Ruteng sebagai rumah inspirasi lahirnya generasi yang menjadi agen persatuan dan motor penggerak pembangunan daerah di masa depan.














