Hambat Pelayanan Publik, Jaringan Telkomsel di Kecamatan Reok Jadi Sorotan

“Menara BTS di daerah pesisir. Warga Kecamatan Reok mengeluhkan performa jaringan yang tidak maksimal dalam mendukung aktivitas ekonomi mereka. (Foto: Ilustrasi/Google via Internet)”

Manggarai-Pena1-Ntt.com
​–Masyarakat di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, mengeluhkan kualitas layanan jaringan telekomunikasi dari operator Telkomsel yang memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Gangguan berupa sinyal yang tidak stabil hingga lambatnya akses data internet dilaporkan telah menghambat aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di wilayah tersebut.

​Sebagai salah satu pusat ekonomi strategis yang memiliki akses pelabuhan, Kecamatan Reok sangat bergantung pada konektivitas digital. Namun, warga melaporkan bahwa meskipun indikator pada perangkat seluler menunjukkan sinyal penuh atau 4G, kecepatan akses internet seringkali tidak memadai untuk kebutuhan dasar seperti pengiriman dokumen, transaksi perbankan digital, maupun kegiatan belajar mengajar.

​Dampak Signifikan pada Sektor Publik
Perwakilan warga menyatakan bahwa gangguan ini tidak hanya terjadi pada jam-jam tertentu, tetapi sudah menjadi persoalan kronis.

“Kami sangat kesulitan melakukan transaksi perdagangan dan administrasi kantor. Di era digital ini, jaringan internet adalah kebutuhan pokok, namun di Reok pelayanannya sangat mengecewakan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Sorotan Warga

​Beberapa poin utama yang menjadi sorotan warga antara lain: ​

Instabilitas Sinyal: Jaringan sering hilang secara mendadak (blank spot temporal).
​Kapasitas Bandwidth: Diduga terjadi kelebihan beban (overload) pada BTS eksisting sehingga kecepatan data menurun drastis saat pengguna meningkat.

​Kerugian Materiil: Pelaku usaha mikro dan menengah (UMKM) mengeluhkan terhambatnya sistem pembayaran digital yang berdampak pada pendapatan harian.

Harapan Masyarakat

Masyarakat Kecamatan Reok mendesak pihak Telkomsel, melalui Kantor Wilayah Flores, untuk segera melakukan audit teknis dan optimasi jaringan di wilayah Reok. Warga juga berharap Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Manggarai dapat memfasilitasi komunikasi dengan pihak penyedia layanan agar ada penambahan kapasitas bandwidth atau pembangunan infrastruktur BTS tambahan.

​Hingga rilis ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian dan langkah konkret dari pihak operator untuk memulihkan kualitas jaringan demi mendukung produktivitas masyarakat di pesisir utara Manggarai tersebut.

​Kontak Informasi:
Telepon: [085-337-674-012]

Penulis: Bino MaotEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *