Berita  

Menembus Hutan dan Jalan Berbatu, Siswa Manggarai Timur Tempuh 10 Kilometer Demi Sekolah

Potret ketimpangan pendidikan di pelosok negeri di desa Satar Punda, saat anak-anak kota menikmati fasilitas modern.

Manggarai Timur, Pena1ntt.com – Potret perjuangan anak-anak di pelosok negeri masih nyata di tengah gegap gempita perayaan kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, pendidikan bukanlah hal yang mudah diakses.

Setiap hari, puluhan siswa dari Dusun Luwuk, Serise, dan Watu Roga harus berjalan kaki sejauh 10 hingga 12 kilometer menuju sekolah dasar terdekat. Perjalanan panjang itu dimulai selepas Subuh. Anak-anak menapaki jalan berbatu, melintasi hutan, sungai, hingga mendaki perbukitan hanya demi bisa menimba ilmu.

Kalau musim hujan, kami harus bersusah payah menyeberangi sungai yang airnya meluap. Kadang pakaian basah semua,” tutur Ambros (14), salah satu siswa, Senin(22/09/2025)

Perjalanan tersebut memakan waktu 1 hingga 2 jam. Namun, tiba di sekolah bukan berarti mereka langsung bisa belajar. Ruang kelas harus lebih dulu dibersihkan, dan ironisnya, sebagian guru kerap datang terlambat.

“Biasanya guru baru tiba sekitar jam 08.00. Ada juga yang tidak datang sama sekali,” tambah Ambros.

Meski sarana prasarana pendidikan sangat terbatas, semangat anak-anak di desa terpencil itu tidak pernah surut. Setiap hari mereka tetap berangkat dengan penuh harapan, menggenggam cita-cita agar kelak bisa mengubah nasib mereka dan daerahnya.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mendalam warga setempat. Menurut Andikha, salah satu warga Desa Satar Punda, pemerintah seolah menutup mata terhadap kesenjangan pendidikan di daerah pelosok.

“Kami berharap pemerintah bisa membangun akses jalan yang layak dan memastikan sekolah di desa ini diawasi dengan baik. Anak-anak kami berhak mendapat pendidikan yang sama seperti anak-anak di kota,” ujarnya.

Kisah perjuangan siswa di Desa Satar Punda menegaskan masih lebarnya jurang kesenjangan pendidikan di Indonesia. Di satu sisi, kota-kota besar menikmati fasilitas modern, sementara di pelosok negeri, anak-anak masih harus mempertaruhkan tenaga dan keberanian hanya untuk sampai ke sekolah.

IMG-20260217-WA0004

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *