Kupang, Pena1NTT.com – Mahasiswa KKN Tematik GENTASKIN Kelompok 05 sukses melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang stunting di Gereja Philadelphia Fatuliman Desa Koa, Kab. Timor Tengah Selatan, Minggu, 14 September 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting dan cara mengatasinya.
Dalam kegiatan ini, Godelianus Papik, Pahlawan Gedion Beri, Amelia Raraswati, dan Yoss Kalasansius Biku memberikan penyuluhan tentang stunting, manifestasi klinis, penyebab, dan cara mencegah stunting. Materi yang dibahas meliputi pentingnya gizi seimbang, peran ibu hamil dan pemerintah desa dalam pencegahan stunting, serta peran ayah dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal di tingkat rumah tangga harus di perhatikan.
“Masalah stunting ini sangat kompleks dan harus dientaskan, salah satunya adalah harus menurunkan angka kemiskinan atau harus meningkatkan status ekonomi masyarakat dahulu baru bisa mengatasi masalah stunting, alasannya karena mendapatkan pangan yang banyak mengandung gizi seimbang tentu harus ada modal untuk bisa membelinya”
Tutur Dey Papik mahasiswa asal Galong, Desa Watu Pari Kecamatan Kota Komba Utara dalam sambungan telepon ke Media ini.
Masyarakat Desa Koa sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah memberikan materi ini untuk kami di desa Koa, saya rasa informasi ini sangat penting supaya kami bisa mengetahui apa itu stunting, penyebabnya, hingga cara mencegahnya demi meningkatkan kesehatan anak anak di desa koa.” ujar Yohana Lake salah satu warga Desa Koa
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting, sehingga dapat mengurangi risiko stunting dan masalah gizi lainnya. Mahasiswa KKN Tematik GENTASKIN Kelompok 05 berharap semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Koa dan sebagai rekomendasi untuk pemerintah desa untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang Stunting.














