Akselerasi Ekonomi Lokal, Pengusaha Muda Piter Henoek Hadirkan Pabrik Porang Ramah Lingkungan di Reok

(Foto Istimewa/Bino Maot:Suasana aktivitas di dalam Pabrik pengolahan porang yang menunjukan progres pengerjaan signifikan)

Manggarai-Pena1-Ntt.com
–Sektor pertanian di wilayah Kecamatan Reok memasuki babak baru dengan hadirnya pabrik pengolahan porang milik pengusaha muda, Piter Henoek. Kehadiran pabrik ini merupakan wujud nyata akselerasi peningkatan produksi pertanian sekaligus langkah strategis dalam mewujudkan kemakmuran masyarakat lokal melalui hilirisasi komoditas unggulan.

​Dalam wawancara langsung di lokasi pabrik pada Sabtu (11/04/2026), Piter Henoek menjelaskan bahwa aktivitas yang berlangsung saat ini merupakan tahap prakondisi sebelum dilakukan peluncuran resmi (launching).

​”Saat ini kami sedang dalam tahap prakondisi. Ini adalah masa krusial untuk mengecek kesiapan kapasitas mesin secara menyeluruh.

Kami juga memantau secara detail dampak kebisingan bunyi mesin serta dampak-dampak teknis lainnya. Jika ditemukan kekurangan, tentu akan segera kami lakukan pembenahan ke depannya demi kenyamanan bersama,” tegas Piter Henoek.

Dukungan Pemerintah Kecamatan

Sementara terpisah, ​Camat Reok, Theobaldus Junaidin, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut.

Menurutnya, investasi lokal ini sangat sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

​”Pemerintah Kecamatan Reok mendukung penuh kehadiran pabrik ini. Ini adalah langkah maju bagi wilayah kita, di mana hasil tani masyarakat kini memiliki nilai tambah.

Kami berharap pabrik ini menjadi motor penggerak kesejahteraan nyata bagi warga,” ungkap Camat Theobaldus melalui pesan Wachappnya, Minggu, (12/04/2026).

Pemberdayaan Tenaga Kerja dan Operasional

​Pabrik ini langsung memberikan dampak sosial-ekonomi dengan menyerap 39 tenaga kerja lapangan dari masyarakat lokal. Untuk memaksimalkan produksi, operasional pabrik dibagi menjadi dua shift:

​Shift I: Pukul 08:00 – 16:00 WITA.
​Shift II: Pukul 16:00 – 00:00 WITA.

​Proses pengolahan difokuskan pada transformasi umbi porang menjadi produk chip atau keripik mentah berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar ekspor maupun nasional.

Komitmen Industri Hijau

​Piter Henoek menjamin bahwa pabriknya mengusung konsep industri hijau dengan dua inovasi utama:

1. ​Sistem Uap Air: Cerobong asap hasil pengolahan dirancang khusus agar hanya mengeluarkan uap air, sehingga tidak menghasilkan polusi asap yang mengganggu pemukiman.

2. ​Manajemen Limbah: Air hasil pencucian porang dialirkan ke wadah penampungan khusus yang disiapkan untuk proses peresapan air secara aman tanpa mencemari lingkungan sekitar.

Respon Masyarakat

​Dukungan mengalir dari warga setempat. Ferdinandus Manggal (46), warga Sengari, menyatakan bahwa kehadiran pabrik sangat membantu ekonomi keluarga melalui penyerapan tenaga kerja.

​Di sisi lain, Maria Kornia menitipkan harapan agar perusahaan konsisten menjaga standar kesehatan.

“Harapan kami adalah sinergi yang berkelanjutan; perusahaan maju, dan kesejahteraan serta kesehatan buruh tetap menjadi prioritas utama,” tutupnya.

Penulis: Bino MaotEditor: Bino Maot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *