PENA1NTT – Ruas jalan Kisol–Mok di wilayah Tanah Rata, Kabupaten Manggarai Timur, sempat terendam banjir akibat luapan air pada 24 Februari 2025 lalu. Peristiwa tersebut memicu keluhan warga karena air meluap hingga menutupi badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Keluhan itu disampaikan oleh salah seorang warga Kisol melalui sebuah video berdurasi 1 menit 58 detik yang kemudian beredar dan diterima media. Dalam video tersebut, warga meminta perhatian dari pihak kontraktor maupun Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur, agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.
Menanggapi keluhan tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR Manggarai Timur langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Hasilnya, dilakukan perbaikan serta pembangunan drainase atau saluran air di titik lokasi yang sering mengalami luapan air saat musim hujan.
Pantauan media di lokasi pada 7 Maret 2026, pekerjaan perbaikan drainase sementara masih berlangsung guna memastikan aliran air dapat tertata dengan baik dan tidak lagi meluap ke badan jalan.
Kepala Dinas PUPR Manggarai Timur, Ferdinandus Mbembok, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan pada ruas Kisol–Mok bersumber dari Dana Instruksi Presiden (Inpres) Tahun Anggaran 2025 yang bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, pembangunan fisik jalan beserta drainase pendukung sebenarnya telah diselesaikan secara bertahap pada awal tahun 2026. Namun, kondisi alam sempat memunculkan tantangan berupa luapan air di salah satu titik saluran drainase.
“Menanggapi keluhan tersebut, kami dari Dinas PUPR segera mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Saat ini titik luapan tersebut sedang ditangani sehingga ke depan fungsi drainase dapat kembali optimal dalam melindungi badan jalan dari gerusan air,” ujar Ferdinandus.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Balai Jalan atas respons cepat serta kerja sama yang baik dalam penanganan masalah tersebut.
Pemerintah Daerah berharap dukungan dari pemerintah pusat melalui Dana Inpres untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Manggarai Timur dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang, sehingga pembangunan jalan yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus ditingkatkan.***














