Pengukuhan Ikaluf Manggarai: Eksistensi Alumni Uniflor sebagai Lokomotif Pembangunan Daerah

Foto bersama Pengurus Yapertis, Jajaran Rektorat, dan para alumni Universitas Flores (Uniflor) di Kabupaten Manggarai

MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Pengurus Ikatan Alumni Universitas Flores (Ikaluf) Komisariat Kabupaten Manggarai periode 2026/2028 resmi dikukuhkan di Aula Puspita Efata pada Sabtu (14/03/2026).

Pengukuhan ini menjadi langka strategis guna konsolidasi dan sinergi intelektual para lulusan Universitas Flores (Uniflor) dalam mengawal dan merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Flores (Yapertis), Jajaran Rektorat Uniflor, para alumni, serta para siswa perwakilan sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Manggarai.

Kehadiran Bupati Herybertus Geradus Laju Nabit semakin mempertegas dukungan Pemerintah terhadap konsolidasi para alumni untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Manggarai.

Sinergi Alumni sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Dalam sambutannya, Bupati Hery menegaskan kehadiran pemerintah dalam forum tersebut merupakan bentuk penghormatan serta apresiasi kepada seluruh alumni Uniflor.

Ia menilai para lulusan telah menjadi pilar penting yang menggerakkan berbagai sektor kehidupan di Kabupaten Manggarai melalui dedikasi dan keahlian yang dimiliki.

“Bahwa Manggarai ini maju karena ada kehadiran para alumni Uniflor. Maka saya hadir sebagai ungkapan rasa terimakasih Pemerintah Kabupaten Manggarai,” ungkap Bupati Hery.

Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit hadir dalam rangkaian kegiatan pengukuhan Ikaluf Komisariat Kabupaten Manggarai.

Menurut Bupati Hery, Uniflor merupakan institusi pendidikan yang memiliki akar sejarah yang relevan sebagai instrumen masa kini dan menjadi tumpuan harapan masa depan Manggarai dan NTT umumnya.

Sejarah panjang kampus yang lahir di kota sejarah Ende ini dinilai telah membentuk karakter alumni yang memiliki kedalaman nilai dalam menjaga keharmonisan sosial masyarakat.

“Eksistensi alumni di tengah masyarakat menjadi bukti nyata peran kampus dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif melalui pendekatan intelektual yang humanis,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Hery memandang kapasitas intelektual yang dimiliki para alumni sangat membantu pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan sosial aktual seperti penanganan masalah kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan.

Karena itu, ia menyambut positif rencana kerja sama pengabdian masyarakat antara Pemerintah dengan pihak kampus.

Ia berharap, kerjasama yang akan terjalin semakin memperkuat kerja kolaborasi dalam upaya menyelesaikan berbagai agenda strategis dan percepatan pembangunan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Hery juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang dikukuhkan sebagai pengemban amanah organisasi.

Ia menyerukan kepada seluruh pengurus Ikaluf Manggarai agar membangun organisasi ini sebagai ruang konsolidasi inklusif guna saling mendukung serta memperkuat daya saing sesama alumni.

“Dalam perbedaan sekalipun, saya berharap Ikaluf ini menjadi wadah yang positif. Tempat dimana kita saling menguatkan satu sama lain untuk bertumbuh dalam berbagai lini pengabdian,” ujarnya.

Menanggapi harapan tersebut, Ketua Ikaluf Komisariat Kabupaten Manggarai terpilih, Almon Gaut, menyatakan kesiapan penuh untuk membawa organisasi ke arah yang lebih progresif.

Ia memandang amanah ini sebagai tanggung jawab besar dalam menyatukan kekuatan intelektual para alumni yang tersebar di berbagai lini profesi di wilayah Manggarai.

“Fokus utama kepengurusan kami adalah menciptakan simpul koordinasi yang solid demi memastikan potensi alumni terserap secara optimal bagi kemajuan daerah,” ungkap Almon.

Pengurus Ikaluf Komisariat Kabupaten Manggarai Periode 2026-2028

Almon memproyeksikan Ikaluf Manggarai sebagai rumah bersama untuk saling memperkuat kapasitas melalui basis data alumni yang terintegrasi guna memudahkan distribusi informasi dan ruang kolaborasi lintas sektor.

Organisasi ini juga akan diarahkan untuk bertransformasi menjadi laboratorium gagasan yang mampu memberikan rekomendasi strategis bagi pembangunan di Kabupaten Manggarai.

Rekomendasi yang dimaksud mencakup penanganan angka kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan tantangan sosial lainnya.

Distribusi Kader dan Adaptasi Kurikulum Akdemik

Anggota DPD RI sekaligus alumni Uniflor, Angelo Wake Kako, mengungkapkan rasa bahagia serta kebanggaan mendalam atas terselenggaranya momentum pengukuhan tersebut.

Ia meyakini keberadaan alumni merupakan kunci krusial dalam perumusan dan pengawalan kebijakan strategis di berbagai level pembangunan daerah.

“Kita memiliki tanggung jawab moral untuk ikut terlibat membantu Pemerintah menyelesaikan semua persoalan sesuai jalan pengabdian masing-masing,” ungkapnya.

Angelo juga menggarisbawahi posisi Uniflor sebagai institusi yang memberikan ruang akses pendidikan bagi hampir 90 persen anak-anak Flores dari latar belakang ekonomi sederhana.

Ia menilai universitas ini hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat pelosok kampung untuk mengenyam pendidikan tinggi.

“Tanpa kehadiran Universitas Flores, wilayah kita diprediksi akan mengalami krisis tenaga pendidik serius karena keterbatasan akses terhadap bangku kuliah. Para lulusan yang kembali ke desa untuk mengajar merupakan tulang punggung intelektual yang menjaga keberlangsungan pendidikan di akar rumput,” tegasnya.

Mantan Ketua PP PMKRI ini secara khusus mengapresiasi kehadiran Bupati Hery Nabit sebagai bentuk pengakuan nyata atas kontribusi alumni dalam pembangunan daerah.

Keterlibatan aktif alumni dalam berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik hingga pemberdayaan ekonomi desa, dipandang sebagai bukti keberhasilan investasi pendidikan di Uniflor yang memperkuat fondasi sosial masyarakat.

“Kontribusi alumni adalah bukti nyata bahwa investasi pendidikan di Universitas Flores telah membuahkan hasil nyata bagi stabilitas dan kemajuan sosial di Manggarai,” tambah Angelo.

Kepada jajaran pengurus ikaluf yang dikukuhkan, ia menekankan urgensi penyediaan basis data alumni yang akurat demi menyukseskan strategi distribusi alumni.

Alumni disebutnya harus terkoneksi dalam satu sistem guna memastikan dampak intelektual terus meluas bagi kemajuan nusa dan bangsa.

Ratusan alumni Uniflor dan siswa/i perwakilan SMA/SMK se-Kabupaten Manggarai antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Flores, Dr. Wilibrodus Lanamana, menitikberatkan peran strategis alumni sebagai indikator keberhasilan proses pendidikan.

Ia memandang pengukuhan Ikaluf Manggarai sebagai langkah konkret dalam memperpendek jarak komunikasi antara institusi dengan para lulusan di dunia kerja.

“Keberadaan wadah ini sangat vital bagi universitas untuk melakukan pelacakan rekam jejak lulusan. Data tersebut akan menjadi instrumen utama kami dalam penyempurnaan kurikulum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja saat ini,” jelasnya.

Para alumni Uniflor menyambut secara adat para tamu yang hadir.

Rektor Wili juga menegaskan komitmen Uniflor untuk terus bertransformasi menjadi pusat keunggulan akademik di wilayah Flores dan NTT.

Penguatan jejaring alumni dipandang sebagai kekuatan tambahan dalam mempromosikan nilai-nilai unggul kampus kepada masyarakat luas melalui duta-duta inovasi yang berintegritas.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Pemkab Manggarai dalam memberikan ruang kontribusi bagi alumni menuju perayaan usia emas 50 tahun Uniflor yang inklusif dan progresif.

Agenda pengukuhan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk merealisasikan basis data alumni sebagai instrumen penyebaran kader secara merata demi kemajuan Kabupaten Manggarai.

IMG-20260217-WA0004

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *