Dirilis oleh: Maria Novianty Wula
KUPANG, PENA1NTT.COM – Gereja Santo Andreas Lasiana Kupang telah mencapai tonggak sejarah penting dengan peresmian statusnya dari Kuasi Paroki menjadi Paroki Penuh pada Minggu, (30/11/2025).
Peresmian ini, yang merupakan pencapaian signifikan bagi komunitas Katolik setempat, menandai kemandirian administratif gereja dalam melayani wilayah Lasiana dan sekitarnya.
Perayaan dan Pengangkatan Pastor Paroki Pertama
Peningkatan status ini disahkan melalui Perayaan Ekaristi agung yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni.
Bersamaan dengan peresmian Paroki Santo Andreas Lasiana, Uskup Agung juga meresmikan gedung pastoran yang baru selesai dibangun.
Dalam momen bersejarah ini, Romo Hironimus Nitsae diangkat sebagai Pastor Paroki pertama.
Gedung pastoral baru ini diharapkan dapat mengoptimalkan berbagai kegiatan paroki, mulai dari pembinaan iman, pertemuan lingkungan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan, serta mempererat rasa kebersamaan jemaat.
Sejarah dan Pertumbuhan Umat
Gereja Santo Andreas Lasiana, yang didedikasikan untuk Santo Andreas, bermula dari sebuah stasi atau kapel yang melayani umat Katolik di Lasiana.
Pertumbuhan gereja ini mencerminkan perkembangan pesat umat Katolik di Kupang pasca-1960-an, didorong oleh lonjakan signifikan dalam jumlah umat yang dibaptis pasca tahun 1965.
Pertumbuhan ini juga mendorong pembentukan Keuskupan Kupang pada tahun 1967. Sebelum ditingkatkan statusnya, gedung gereja Katolik Kuasi Santo Andreas Lasiana telah resmi ditahbiskan dan diresmikan pada Minggu, 19 November 2023, oleh Pj. Wali Kota Kupang saat itu, Fahren Funay, bersama Uskup Agung Kupang.
Dukungan Pemerintah Daerah
Semangat persatuan umat dan kolaborasi dengan pemerintahan daerah menjadi sorotan dalam acara bersejarah tersebut.
Pemerintahan Kota Kupang secara konsisten memberikan dukungan untuk pembangunan fasilitas gereja.
Pada November 2025, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, bahkan menyerahkan bantuan sosial senilai Rp 100 juta untuk mendukung pembangunan gereja tersebut.
Dukungan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung rumah ibadah dan memperkuat kolaborasi pembinaan antar umat beragama.
Peristiwa-peristiwa ini mencerminkan pertumbuhan iman umat di Lasiana serta kerja sama yang baik antara komunitas gereja dan pemerintahan setempat.














