Ruang Rawat Inap Baru RSUD Lehong Rampung, Perkuat Layanan Kesehatan Manggarai Timur

Ruang Rawat Inap Baru RSUD Lehong Rampung, Perkuat Layanan Kesehatan Manggarai Timur

MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM– Ketersediaan sarana dan prasarana layanan kesehatan di RSUD Lehong, Kabupaten Manggarai Timur, menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Pembangunan fasilitas rumah sakit bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian penting dari peningkatan mutu layanan dan standar kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sebagai wujud komitmen tersebut, RSUD Lehong kini telah menuntaskan pembangunan satu unit gedung strategis, yakni Ruangan Rawat Inap Baru, yang berhasil diselesaikan tepat waktu sesuai progres dan masa kontrak kerja.

“Puji Tuhan untuk saat ini kegiatan pembangunan Ruangan Rawat Inap Baru RSUD Lehong progresnya telah capai 100 persen dan pendampingan langsung pihak Kejaksaan Negeri Manggarai,” ungkap Direktur Utama RSUD Lehong, dr. Kresensia Nensy, M.A.R.S., saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, gedung yang diperuntukkan sebagai Ruang Rawat Inap Baru tersebut dibangun dengan total anggaran lebih dari Rp19 miliar.

“Adapun pendanaan pembangunan bersumber dari anggaran DAK Kementerian Kesehatan Tahun 2025 untuk menunjang program layanan KJSU-KIA di Kabupaten Manggarai Timur,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Kresensia Nensy menerangkan bahwa Program KJSU-KIA Kementerian Kesehatan merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan untuk penyakit Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi (KJSU) serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di seluruh rumah sakit di Indonesia.

“Program ini dilakukan dengan menjadikan rumah sakit yang lebih mumpuni sebagai ‘RS Pengampu’ untuk melatih dan mendukung rumah sakit jejaringnya, sehingga pasien bisa mendapatkan pelayanan rujukan yang lebih cepat, kompeten, dan terjangkau,” tandasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, Salomon Ivan Saka, yang ditemui terpisah, juga membenarkan bahwa pembangunan Ruang Rawat Inap Baru RSUD Lehong telah rampung sepenuhnya.

“Kami bersyukur sudah selesai semua kegiatan di dalam RSUD Lehong sesuai dengan masa kontrak yang berakhir 30 Desember 2025 kemarin,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pihak rekanan tengah menyiapkan seluruh dokumen administrasi dan laporan akhir pekerjaan.

“Adapun untuk saat ini sementara para rekanan sudah mempersiapkan segala dokumen administrasi dan kelengkapan laporan progres kegiatan terkait rampungnya kegiatan para rekanan dan semoga semua tidak ada kendala dalam prosesnya,” jelasnya.

Ruang Rawat Inap Baru RSUD Lehong diproyeksikan menjadi pusat layanan dengan kapasitas lebih besar, fasilitas yang lebih modern, serta kenyamanan yang lebih baik bagi pasien. Kehadiran gedung baru ini diharapkan mampu mengurangi antrean pasien yang selama ini menjadi tantangan pelayanan kesehatan di RSUD Lehong.

Apresiasi juga datang dari masyarakat. Salah seorang pengunjung pasien yang ditemui di sekitar RSUD Lehong menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan kontraktor pelaksana atas suksesnya pembangunan gedung tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Pemkab Matim dan kontraktor pelaksana atas suksesnya pekerjaan ini. Dengan selesainya bangunan ini diharapkan bisa memudahkan tenaga kesehatan dalam mengurus pasien,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pembangunan gedung pelayanan baru RSUD Lehong ini menelan anggaran sebesar Rp19,015 miliar, dikerjakan oleh CV Budi Bakti, dan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025. Proyek ini menjadi bagian penting dari perencanaan jangka panjang Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dalam memperkuat infrastruktur kesehatan, khususnya di wilayah ibu kota kabupaten.

IMG-20260217-WA0004

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *