Berita  

Reses di Marowaning, Anggota DPRD Matim Paulus Yorit Poni Gelar Bakti Sosial Pengerjaan Bak Air dan Jaringan Perpipaan

Reses di Marowaning, Anggota DPRD Matim Paulus Yorit Poni Gelar Bakti Sosial Pengerjaan Bak Air dan Jaringan Perpipaan

Manggarai Timur, Pena1ntt.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Paulus Yohanes Yorit Poni, S.Sos, melaksanakan agenda reses Masa Sidang I Tahun Sidang 2026/2027. Salah satu kegiatan reses tersebut berlangsung di Kampung Marowaning, Desa Lengko Namut, Kecamatan Elar, pada Senin (19/1/2026).

Dalam kegiatan itu, Paulus Yorit Poni yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Manggarai Timur secara khusus memilih Kampung Marowaning sebagai lokasi reses guna menyerap langsung aspirasi masyarakat. Selain mendengarkan berbagai keluhan dan usulan warga, ia juga mengisi agenda reses dengan kegiatan bakti sosial, berupa pengerjaan bak air dan pembangunan jaringan perpipaan menuju kampung tersebut.

Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat. Untuk mencapai titik mata air, warga secara swadaya mengangkut material bangunan berupa semen dan pasir sejauh kurang lebih 3 kilometer, menembus medan yang cukup sulit.

Paulus Y. Yorit Poni menegaskan, sebagai wakil rakyat dirinya konsisten melaksanakan reses langsung di lapangan dan dipadukan dengan kerja nyata sesuai kebutuhan masyarakat.

“Saya memilih reses di lapangan dengan kegiatan gotong royong bersama masyarakat. Ini bukan sekadar agenda formal, tetapi bagian dari komitmen untuk hadir dan bekerja bersama rakyat,” ujar Yorit Poni.

Ia menjelaskan, tema yang selalu diangkat dalam setiap kegiatan reses adalah “Gotong Royong bersama Rakyat”, sebagai upaya menghidupkan kembali nilai-nilai kebersamaan yang mulai tergerus oleh budaya individualisme.

Pengerjaan Bak Air dan Jaringan Perpipaan tersebut merupakan bantuan aspirasi senilai Rp150.000.000 yang diperjuangkan oleh Dr. Andreas Hugo Pareira, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

Menurut Yorit Poni, sejak Indonesia merdeka, masyarakat Kampung Marowaning belum pernah menikmati akses air minum bersih langsung ke rumah tangga.

“Sejak dulu masyarakat Marowaning belum menikmati air minum bersih. Melalui dana aspirasi yang diperjuangkan Bapak Andreas Hugo Pareira, kami berharap kebutuhan dasar ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah dituntut lebih cermat dalam memetakan prioritas belanja dan lebih inovatif dalam mengelola pendapatan, termasuk dengan mengoptimalkan jejaring politik hingga ke tingkat pusat.

Sementara itu, Benediktus Wantur, tokoh masyarakat Marowaning, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar PDI Perjuangan atas perhatian dan perjuangan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih karena kerinduan kami akan air minum akhirnya dijawab. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bahu-membahu menyukseskan program ini dengan semangat gotong royong,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat lainnya, Marselinus Edison. Ia mengaku bangga dan bersyukur atas dedikasi Paulus Yorit Poni dan Dr. Andreas Hugo Pareira.

“Kami merasa bangga dan berterima kasih atas dedikasi Pak Yorit, Pak Andre, dan seluruh keluarga besar PDI Perjuangan yang telah memperjuangkan bantuan pembangunan jaringan air minum untuk kami,” ujarnya.

Marselinus menambahkan, keterbatasan air minum telah menjadi penderitaan panjang bagi masyarakat Marowaning, dan bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi kehidupan yang lebih layak.

“Sudah lama kami menderita karena keterbatasan air. Niat baik bapak-bapak semua akhirnya membantu kami keluar dari kesulitan yang berkepanjangan ini,” tutupnya.

IMG-20260217-WA0004

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *