MANGGARAI, PENA1NTT.COM — Peristiwa tragis terjadi di Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Seorang pemuda berusia 20 tahun, Nur Kholis, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat memancing bersama adiknya di kawasan pesisir Dusun Ojang, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, pada Sabtu (15/11/2025) pagi.
Sekitar pukul 07.00 WITA, korban dan adiknya, Muhaemin (9), meminta izin kepada orang tua untuk memancing di laut yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah. Ibu korban sempat melarang karena khawatir kondisi cuaca tidak bersahabat, dengan gelombang tinggi dan angin kencang. Namun imbauan tersebut tidak digubris.
Sesampainya di lokasi, keduanya mulai memancing dengan perahu kecil. Saat jangkar perahu tersangkut di dasar laut, Nur Kholis turun untuk melepaskannya. Ia tak kunjung kembali ke permukaan, membuat sang adik panik dan berteriak meminta pertolongan.
Teriakan itu didengar oleh paman korban, Ishaka, yang kemudian menggerakkan warga untuk melakukan pencarian secara manual. Upaya pencarian berlangsung berjam-jam hingga akhirnya, sekitar pukul 14.30 WITA, warga menemukan tubuh korban dalam keadaan mengapung.
Korban segera dibawa ke rumah orang tuanya untuk diberikan pertolongan pertama, termasuk pengecekan denyut nadi dan upaya mengeluarkan air dari tubuh. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Babinsa Koramil 1612-02/Reok, Koptu Bahrunsah, membenarkan kejadian ini dan telah melaporkannya kepada pihak kecamatan serta aparat terkait.
Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka dan rencananya akan dimakamkan pada Minggu (16/11/2025) pukul 08.00 WITA di pemakaman Islam Dusun Ojang.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan laut yang dipicu cuaca ekstrem di wilayah NTT. Warga pesisir diimbau untuk selalu waspada dan memerhatikan peringatan dini cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut.














