MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manggarai menunjukan kinerja positif dengan mencatatkan lompatan signifikan dalam pengelolaan Pajak Daerah.
Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun media ini, Bapenda Manggarai secara konsisten menunjukkan tren positif dalam memacu realisasi Pajak Daerah.
Dimulai dari angka 52 persen pada tahun 2023, melonjak menjadi 60,03 persen pada 2024, hingga sukses menembus angka 70,57 persen pada tahun anggaran 2025.
Capaian prestisius ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Kaban Bapenda) Kabupaten Manggarai, Kanis Nasak, dalam perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama di Aula MCC Ruteng, Kamis (08/01/2026).
Visi Strategis Menuju Kebangkitan Fiskal 2026
Kaban Bapenda Kanis Nasak menegaskan bahwa pencapaian 70,57 persen berdasarkan data Surat Tanda Setoran (STS) tersebut merupakan bukti nyata dari dedikasi tinggi jajarannya dalam beradaptasi.
Meski bekerja di tengah berbagai keterbatasan sarana dan prasarana, komitmen seluruh tim tetap solid guna memastikan setiap target yang ditetapkan dapat tercapai secara maksimal.
“Kenaikan angka ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh staf yang tidak lagi hanya menunggu di kantor, tetapi berani mengambil inisiatif untuk menyisir setiap potensi pendapatan yang ada di lapangan,” ujar Kaban Kanis.
Lanjut dijelaskan olehnya, tren kenaikan yang menyentuh angka hampir 17 persen dalam dua tahun terakhir ini menjadi fondasi kuat bagi Bapenda untuk memperkuat komitmen transformasi pendapatan daerah yang lebih mandiri dan akuntabel.
Memasuki tahun anggaran 2026, Bapenda Manggarai menargetkan penguatan ekosistem pendapatan yang lebih stabil dengan meminimalisir kebocoran potensi pajak di tingkat lokal.
Ia berharap, efektivitas penagihan dapat terus meningkat melampaui capaian tahun sebelumnya, sehingga kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap APBD menjadi semakin dominan demi percepatan pembangunan daerah.
“Kami optimis bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun kebangkitan fiskal bagi Manggarai, di mana kepatuhan wajib pajak akan berjalan beriringan dengan perbaikan kualitas layanan publik yang kami berikan,” tambahnya.
Akselerasi Digitalisasi dan Transparansi
Guna menjaga momentum tersebut, Bapenda telah menyiapkan sederet program kerja prioritas untuk tahun 2026.

Salah satu langkah konkret yang mulai digaungkan adalah strategi Berkantor di Desa sebagai upaya jemput bola ke tengah masyarakat.
Melalui pembagian wilayah kerja yang lebih tajam dan penguatan tugas pokok fungsi (tupoksi) staf, Bapenda berkomitmen untuk memastikan seluruh potensi Pajak Daerah dapat terdata dan terkelola secara optimal.
“Tidak ada lagi alasan jarak atau kendala administratif di desa yang menjadi penghambat. Petugas kami akan mendampingi langsung para wajib pajak di desa agar mereka memahami bahwa kontribusi kecil mereka sangat berdampak besar bagi pembangunan infrastruktur di daerahnya sendiri,” tegas Kaban Kanis.
Langkah agresif ini juga diambil sebagai solusi atas tantangan administratif yang masih ditemukan di lapangan, termasuk belum maksimalnya laporan Pajak Daerah dari beberapa desa.
Dalam kaitan tersebut, Kaban Kanis menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas OPD serta bersinergi dengan instansi teknis untuk memastikan sinkronisasi data tetap selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat.
Keberhasilan menaikkan persentase realisasi Pajak Daerah secara bertahap ini juga diakui tidak lepas dari peran akselerasi digitalisasi pelayanan.
Dengan optimalisasi aplikasi digital, Bapenda terus mendorong keaktifan wajib pajak untuk melapor secara mandiri, transparan, dan akuntabel.
“Kita ingin membangun budaya baru di mana membayar pajak tidak lagi dianggap sebagai beban yang rumit, tetapi sebuah kemudahan melalui satu genggaman aplikasi yang bisa dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat,” pungkasnya.
Melalui semangat transformasi tersebut, Bapenda Manggarai berkomitmen untuk terus berinovasi guna memastikan Pajak Daerah menjadi motor utama dalam mendukung kemandirian fiskal dan keberlanjutan pembangunan di Bumi Congka Sae pada tahun-tahun mendatang.














