Manggarai Timur, Pena1ntt.com – Persoalan sampah di wilayah Kecamatan Kota Komba Utara (KKU) kian mendapat perhatian serius pemerintah setempat. Melalui aksi pungut sampah yang melibatkan lintas sektor di wilayah Mukun, Sabtu, 10 Januari 2026, Pemerintah Kecamatan KKU menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Atas nama Camat KKU, Hironimus Toi, Sekretaris Camat Kota Komba menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Aksi pungut sampah dimulai dari Lapangan Sepak Bola Mukun hingga Pasar Mukun dan diikuti berbagai elemen masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi bersama sebagai wujud kesadaran akan bahaya sampah yang kini sudah menjadi masalah serius dan ancaman bagi kesehatan masyarakat Kota Komba Utara,” ujar Sekcam.
Menurutnya, penanganan sampah di wilayah KKU tidak bisa dilakukan secara sporadis, tetapi memerlukan pendekatan jangka panjang yang melibatkan perubahan perilaku masyarakat serta dukungan fasilitas dari pemerintah.
Ia menjelaskan, pemerintah kecamatan telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam pertemuan di Lehong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur, pada Senin, 12 Januari 2026. Dari hasil koordinasi tersebut, disepakati mekanisme pengangkutan sampah secara rutin oleh Dinas Lingkungan Hidup.
“Kami sudah berkoordinasi. Mobil bak sampah dari dinas lingkungan akan mengangkut sampah dari KKU setiap akhir bulan. Di Ketang, Desa Golo Tolang, kami titipkan satu bak sampah. Di Mukun juga sudah tersedia,” jelasnya.
Selain pengangkutan rutin, pemerintah kecamatan juga menaruh harapan besar pada penyediaan fasilitas pendukung yang lebih permanen agar masyarakat semakin disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga.
“Semoga ke depan kami memiliki bak sampah permanen di KKU, sehingga masyarakat semakin sadar dan tertib,” ucap Roni, salah satu perwakilan kecamatan.
Pemerintah Kecamatan Kota Komba Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Aksi pungut sampah ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata.














