LPPDM Gelar Aksi Damai Desak Penetapan Tersangka Tragedi Tenggelamnya KM Putri Sakinah

LPPDM Gelar Aksi Damai Desak Penetapan Tersangka Tragedi Tenggelamnya KM Putri Sakinah

Labuan Bajo, Pena1ntt.com –Merespons tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Putri Sakinah yang merenggut korban jiwa wisatawan asal Spanyol, Lembaga Pengkaji dan Peneliti Demokrasi Manggarai (LPPDM) menggelar aksi damai pada Kamis (8/1/2026).

Aksi damai tersebut berlangsung di dua titik, yakni di depan Kantor Polres Manggarai Barat dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo. Aksi ini diikuti sekitar 20 orang dan dipimpin langsung oleh Ketua LPPDM, Marsel Ahang, S.H.

Aksi tersebut menarik perhatian publik Manggarai Barat, mengingat kasus tenggelamnya KM Putri Sakinah menjadi sorotan luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan, LPPDM menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  1.  Mendesak Polres Manggarai Barat dan Polda NTT untuk segera menetapkan tersangka, yakni Kepala KSOP Labuan Bajo, pemilik KM Putri Sakinah, agen perjalanan atau operator, kapten kapal, serta Anak Buah Kapal (ABK).
  2. Mendesak Polres Manggarai Barat dan Polda NTT melakukan penyelidikan khusus terhadap pengurus Forum Komunikasi Keagenan Kapal Labuan Bajo (FOKAL) yang diduga ilegal.
  3. Mendesak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk segera memutasi seluruh staf KSOP Labuan Bajo yang diduga terlibat praktik mafia dan pungutan liar (pungli) dalam penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB), perizinan dan layanan kapal, jasa tambat kapal, dugaan bisnis ilegal, serta pengaturan antrean bongkar muat.
  4. Menegaskan komitmen LPPDM untuk tetap mendukung pemerintah dalam menjaga dan membuka akses pariwisata di Labuan Bajo.

Dalam orasinya, Marsel Ahang, S.H. dengan tegas menuntut pertanggungjawaban serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja KSOP Labuan Bajo. Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti indikasi kecurangan dan kelalaian yang diduga dilakukan oleh pihak KSOP.

Aksi sempat diwarnai ketegangan saat terjadi perdebatan antara Ketua LPPDM dan perwakilan KSOP Labuan Bajo. Dalam perdebatan tersebut, Marsel Ahang mempertanyakan keberadaan Forum Keagenan Kapal Labuan Bajo dan menantang KSOP untuk membubarkan forum tersebut.

“Menurut kami ini sangat lalai. Berani atau tidak KSOP mencabut forum ini? Forum yang KSOP buat dengan Ahmad Efendi sebagai ketuanya,” tegas Marsel Ahang, yang juga berprofesi sebagai pengacara.

Meski sempat terjadi ketegangan, hingga akhir kegiatan, aksi damai LPPDM berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

IMG-20260217-WA0004

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *