LABUAN BAJO, PENA1NTT.COM— Komitmen kuat dalam menjaga keselamatan pelayaran dan mendukung kelancaran aktivitas pariwisata di kawasan super prioritas kembali mengantarkan Polres Manggarai Barat meraih apresiasi tingkat nasional. Institusi kepolisian tersebut menerima piagam penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas kontribusi nyata dalam penguatan keselamatan pelayaran di perairan Labuan Bajo.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Handry Ginting, Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), dalam kegiatan Public Audience Kampanye Keselamatan Pelayaran yang digelar di Ballroom Zasgo Mart, Labuan Bajo, Kamis (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Handry menegaskan bahwa peningkatan arus wisatawan dan aktivitas nelayan di perairan Manggarai Barat harus diimbangi dengan kesadaran keselamatan (safety awareness) yang tinggi. Ia menekankan pentingnya penggunaan life jacket serta pemenuhan standar kelaiklautan kapal guna meminimalkan risiko kecelakaan laut.
“Keselamatan pelayaran bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi merupakan kebutuhan dasar yang harus menjadi pola pikir utama setiap awak kapal dan operator,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan monitoring dan evaluasi keselamatan berlayar yang bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor antara Basarnas, Syahbandar (KSOP), Polisi Perairan dan Udara (Polairud), TNI AL, serta pemerintah daerah. Kolaborasi ini diarahkan untuk mewujudkan target zero accident di perairan strategis Manggarai Barat.
Menurut Handry, penguatan response time dalam operasi SAR menjadi fokus utama melalui kesiapan personel dan penempatan pos-pos strategis. Selain edukasi keselamatan, pemerintah juga rutin melakukan ramp check atau uji petik kelaiklautan kapal. Sanksi tegas akan diberikan kepada operator yang melanggar prosedur keselamatan pelayaran.
Sebagai bentuk dukungan konkret, kegiatan tersebut turut diisi dengan penyerahan bantuan berupa life jacket, e-pas kecil, buku pelaut, serta paket sembako kepada awak kapal wisata dan nelayan setempat.
Menanggapi penghargaan tersebut, Kapolres Manggarai Barat Christian Kadang menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel kepolisian dalam menjaga keamanan dan keselamatan wilayah perairan Labuan Bajo.
“Penghargaan ini adalah amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengawasan. Labuan Bajo adalah magnet wisata dunia, sehingga keselamatan pelayaran bukan lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan dasar yang harus dijamin bersama,” tegasnya saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026).
Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, koordinasi antara Ditjen Perhubungan Laut, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu membangun sistem pelayaran yang aman, andal, dan berkelanjutan di seluruh perairan Kabupaten Manggarai Barat.














