Berita  

Kisah Bunga, Si Cantik dari Pota yang Menjadi “Bunga di Pinggir Jalan”

Si Cantik dari Pota yang Menjadi “Bunga di Pinggir Jalan”

MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM– Dari sebuah desa kecil di Pota, lahirlah seorang gadis cantik dengan kisah hidup penuh liku. Sebut saja namanya Bunga (bukan nama sebenarnya). Ia tumbuh dalam kesederhanaan, namun tekadnya kuat menghadapi kehidupan yang tak selalu bersahabat.

Kini, Bunga tinggal di Reo, kota pesisir yang menjadi saksi perjalanan panjangnya menapaki kerasnya hidup. Wajahnya ayu, senyumnya ramah, dan tutur katanya lembut. Namun di balik pesona itu, tersimpan kisah getir yang jarang diketahui orang.

Ia kerap disebut “bunga di pinggir jalan”, sebutan yang lahir dari pandangan masyarakat terhadap hidupnya yang penuh perjuangan. Jauh dari keluarga, ia berjuang sendirian untuk bertahan hidup di kota.

“Tidak mudah hidup di tanah orang. Kadang lapar, kadang kuat, tapi saya harus bertahan,” tutur Bunga lirih ketika ditemui di Reo.

Meski banyak cobaan, Bunga tetap menaruh harapan. Ia ingin kisahnya menjadi pelajaran bagi orang lain bahwa kecantikan bukanlah jaminan hidup yang mudah.

“Yang penting, saya berani menghadapi kenyataan,” ucapnya dengan mata berbinar menahan air mata.

Warga sekitar mengenalnya sebagai sosok baik hati dan tidak banyak menuntut. Beberapa warga merasa iba dan sesekali membantu. Namun, tak jarang pula ia menjadi sasaran pandangan miring dari sebagian orang yang tak memahami keadaannya.

“Bunga itu sebenarnya anak baik. Hanya keadaan yang membuat dia terpaksa begitu,” kata seorang warga Reo dengan nada prihatin.

Kini, Bunga masih terus melangkah di antara harapan dan kenyataan. Ia bermimpi suatu saat bisa kembali ke kampung halaman, hidup tenang bersama keluarga, dan meninggalkan semua kisah pahit di kota pesisir itu.

Kisah Bunga adalah potret kehidupan yang nyata: indah sekaligus menyakitkan — seperti bunga cantik yang tumbuh di pinggir jalan, dilihat banyak orang, namun jarang ada yang benar-benar peduli.

IMG-20260217-WA0004
Penulis: NinonkEditor: Ip

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *