MANGGARAI, PENA1NTT.COM — Himpunan Mahasiswa Cibal Ruteng (HMCR) menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian lingkungan melalui aksi penghijauan di kawasan Gereja Santo Petrus Muwur, Paroki Nanu, Kecamatan Rahong Utara, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis dalam rangkaian asistensi Natal yang dilaksanakan HMCR di wilayah Stasi Muwur.
Aksi tersebut menjadi misi dan momentum untuk mentransformasi wajah lingkungan gereja menjadi lebih asri, bersih, dan nyaman.
Berbagai jenis tanaman hias ditata sedemikian rupa di area pelataran guna menciptakan estetika lingkungan yang mendukung kekhusyukan umat dalam beribadah.
Manifestasi Pengabdian Masyarakat
Ketua Umum HMCR sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Safridus Aduk, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan implementasi langsung dari pilar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.
“Penghijauan ini adalah bentuk kepedulian kolektif kami terhadap ekologi. Kami berharap langkah kecil ini mampu memantik kesadaran masyarakat luas untuk lebih proaktif dalam merawat lingkungan. Menanam tanaman hias bukan hanya soal keindahan, tapi soal menciptakan ekosistem hidup yang berkelanjutan di lingkungan gereja maupun pemukiman warga,” ujar Safridus.
Lebih lanjut, Safridus menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam penataan lingkungan merupakan bagian dari edukasi ekologis.
Kegiatan sosial ini menurutnya menjadi wujud kehadiran mahasiswa sebagai upaya untuk mempertegas makna spiritualitas di tengah kehidupan masyarakat.
“Kami memandang bahwa menjaga alam adalah bagian integral dari iman dan peradaban. Kami ingin meninggalkan jejak yang hidup, yang pertumbuhannya dapat disaksikan dan dinikmati oleh jemaat dalam jangka panjang.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Stasi Muwur, Beneditus D. Lesing, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa.
Ia menilai kehadiran intelektual muda yang turun langsung ke lapangan memberikan dampak psikologis positif bagi warga setempat.
“Langkah HMCR ini adalah teladan nyata. Kami berharap aksi ini menjadi stimulan bagi warga Stasi Muwur untuk semakin sadar akan pentingnya tata kelola lingkungan yang rapi dan hijau. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan untuk membangun desa,” ungkap Beneditus.
Melalui momentum asistensi Natal ini, HMCR berharap jalinan silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Aksi penghijauan ini diproyeksikan menjadi langkah awal dari gerakan lingkungan yang lebih masif di wilayah Rahong Utara, demi mewujudkan lingkungan yang sehat, indah, dan lestari bagi generasi selanjutnya.














