MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM – Hari kedua masa reses, Ketua Fraksi NasDem DPRD Manggarai Timur, Dapil V Kota Komba dan Kota Komba Utara, Elvis Jehama, S.Sos, turun langsung meninjau dampak cuaca ekstrem di Kecamatan Kota Komba Utara. Kunjungan kemanusiaan ini menyasar sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Desa Gunung Baru, Golo Ndele, Paan Leleng, hingga Golo Tolang, Sabtu(29/01/2026).
Angin kencang yang melanda kawasan tersebut menyebabkan berbagai kerusakan, baik rumah warga, kantor desa, maupun fasilitas pendidikan. Di Kampung Dingga, dua gedung SDK Lait Sile dilaporkan ambruk, sementara atap Kantor Desa Gunung Baru terkelupas akibat terpaan angin.
“Bencana ini bukan sekadar merusak bangunan, tetapi juga mengguncang rasa aman masyarakat kecil. Karena itu, kehadiran kami di lapangan adalah bentuk tanggung jawab moral dan politik untuk mendengar langsung jeritan warga,” ujar Bung Elvis Jehama.
Di Kampung Metuk, Desa Golo Ndele, rumah milik Bapa Ferdi Juni rusak berat setelah tertindis pohon kemiri yang tumbang. Namun, di tengah situasi sulit tersebut, semangat gotong royong warga terlihat kuat. Bersama masyarakat, rumah tersebut diperbaiki secara swadaya melalui kerja bersama tanpa pamrih.
Kunjungan berlanjut ke Desa Paan Leleng, tepatnya di Kampung Wano, di mana dua bangunan SDN Wano tertimpa pohon sengon. Akibat kejadian itu, aktivitas belajar mengajar sementara diliburkan demi keselamatan siswa.
“Anak-anak terpaksa diliburkan bukan karena malas belajar, tetapi karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” kata Bung Elvis.
Dari Kampung Wano, rombongan menuju Kampung Neros, di mana dua kepala keluarga, Ibu Salestiana Daong dan Bapa Klemens Loon, tinggal dalam satu rumah sempit yang rusak diterpa angin. Bersama warga setempat, dilakukan lejong atau gotong royong untuk merenovasi rumah tersebut.
Perjalanan hari kedua ditutup di Kampung Kedeng, Desa Golo Tolang. Saat tiba, warga masih bergotong royong memperbaiki rumah Bapa Yos Jaleng yang mengalami kerusakan berat akibat cuaca ekstrem.
Usai kunjungan lapangan tersebut, Elvis Jehama menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan penanganan dan bantuan bagi warga terdampak bencana.
“Saya akan membawa seluruh temuan lapangan ini ke DPRD dan mendorong pemerintah daerah agar segera melakukan pendataan menyeluruh serta menyalurkan bantuan yang tepat sasaran, baik bantuan darurat maupun rehabilitasi pascabencana,” tegasnya.
Ia juga berkomitmen mengawal alokasi anggaran penanggulangan bencana, khususnya untuk perbaikan rumah warga dan fasilitas publik yang rusak.
“Gotong royong warga memang luar biasa, tetapi negara tidak boleh absen. Kami di DPRD akan memastikan masyarakat terdampak tidak dibiarkan menanggung beban ini sendirian,” tambah Elvis.
Di tengah peringatan BMKG terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah NTT, Elvis Jehama mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan saling menjaga keselamatan.
“Kewaspadaan adalah bentuk paling sederhana dari cinta pada kehidupan. Ketika alam mengguncang, manusia harus saling menopang,” pungkasnya.














