
Reo, 2 /10/2025 pena 1 ntt.com– Bulan Oktober kembali menjadi momen istimewa bagi umat Katolik di seluruh dunia.
Bulan ini secara khusus didedikasikan untuk mendoakan rosario, doa tradisi Gereja yang begitu kaya akan makna rohani. Dalam doa ini, umat diajak merenungkan perjalanan iman melalui misteri kehidupan, sengsara, wafat, dan kebangkitan Kristus bersama Bunda Maria.
Doa rosario bukan sekadar pengulangan doa Salam Maria dan Bapa Kami, melainkan sebuah jalan kontemplatif.
Dalam setiap butir doa, umat menyusuri misteri Injil dengan hati yang hening, menghadirkan kasih Allah yang nyata dalam hidup sehari-hari. Rosario adalah doa hati, bukan hanya doa bibir; sebuah undangan untuk masuk ke dalam keheningan batin, menemukan kedamaian, dan memperbarui harapan.
Dalam doa bersama, banyak komunitas Katolik menerapkan *doa giliran*. Setiap orang secara bergantian memimpin doa, sementara umat lain menanggapi.
Tradisi ini menciptakan suasana kebersamaan yang hangat. Doa menjadi bukan hanya milik pribadi, melainkan sebuah persembahan iman kolektif. Melalui giliran, setiap suara umat menyatu menjadi satu kesatuan doa yang indah, mencerminkan wajah Gereja yang penuh dengan kasih dan persaudaraan.Seorang umat di Paroki St. Maria Ratu Rossri Reo mengungkapkan, “Doa rosario memberi kedalaman yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Saat berdoa bersama, saya merasakan bahwa setiap butir doa adalah persembahan kecil, namun bila disatukan, menjadi karangan doa yang harum di hadapan Tuhan.” Makna terdalam dari doa rosario terletak pada transformasi hati.
Melalui doa yang berulang, hati dibentuk dalam kesabaran, kerendahan, dan kesetiaan. Rosario menolong umat untuk meneladani Bunda Maria yang setia merenungkan sabda Allah dalam hidupnya.
Doa ini pun menjadi kekuatan bagi banyak orang untuk menghadapi penderitaan, serta sumber sukacita dalam perjalanan iman.Dengan doa rosario yang didaraskan secara bersama-sama, Gereja berharap umat semakin diperdalam dalam iman, dipersatukan dalam kasih, dan diteguhkan dalam pengharapan.
Lebih dari sekadar tradisi, rosario adalah jalan rohani menuju Kristus bersama Bunda Maria.














