MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1612/Manggarai, Letkol Arh Amos Comenius Silaban, S.H., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVII, Ny. Resda Silaban, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) dan tatap muka dengan anggota Koramil 1612-02/Reok.
Pantauan media Pena1NTT.com, kegiatan ini berlangsung di Markas Koramil (Makoramil) 1612-02/Reok, Kampung Baru, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Sabtu (13/12/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdim 1612/Mgr Mayor Inf Roberto Carlos Babo, Pasilog Dim 1612/Mgr Kapten Inf Zainuddin beserta istri, Pasi Pers Dim 1612/Mgr Letda Cpm Fira, serta Danramil 1612-02/Reok Kapten Arh Lipris M. Saefatu beserta istri, anggota Koramil, dan ibu-ibu Persit KCK Ranting 3 Reok.
Sambutan Adat dan Pesan Strategis Siaga Nataru
Dalam kunjungan tersebut, Dandim beserta rombongan disambut dengan hangat melalui prosesi adat Manggarai oleh tokoh masyarakat setempat, Falentinus S. Jemahat.
Prosesi kepok curu dan kepok kapu dilaksanakan sebagai simbol penghormatan adat. Penyambutan ini dilanjutkan dengan pengalungan selendang dan pemakaian topi adat Manggarai.
Dalam pengarahannya kepada prajurit dan anggota Persit, Dandim 1612/Manggarai memberikan sejumlah penekanan penting, terutama mengenai peran Babinsa.
Letkol Amos menekankan perlunya perubahan pola pikir Babinsa agar menjadi lebih cerdas, tanggap, dan mampu bertindak sebagai pemecah masalah di tengah-tengah masyarakat.
“Setiap Babinsa harus mampu menjadi agen perubahan dan pemecah masalah yang nyata di desa binaan. Kita tidak boleh lagi hanya menunggu laporan, tapi harus proaktif, cerdas, dan tanggap terhadap setiap dinamika yang ada di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Letkol Amos menginstruksikan seluruh anggota untuk meningkatkan kesiapsiagaan keamanan.
Hal ini mencakup pelaksanaan patroli bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk isu penimbunan bahan pokok.
Selain itu, Letkol Amos juga mengingatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana alam, sejalan dengan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Siapkan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) yang siap siaga, khususnya untuk mendukung penanganan dan evakuasi bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam. Ini harus menjadi prioritas kita,” tambahnya.
Letkol Amos juga mendorong Babinsa untuk lebih aktif dan nyata dalam mendampingi petani, tidak hanya sekadar formalitas laporan.
Pembinaan Keluarga dan Disiplin Media Sosial
Dalam aspek pembinaan keluarga, Letkol Amos menekankan pentingnya keharmonisan rumah tangga, penerapan pola hidup sederhana, dan membangun komunikasi yang baik antara suami dan istri.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh anggota berhati-hati dalam pengambilan pinjaman, khususnya kredit perbankan.
Tak kalah penting, Letkol Amos juga mengingatkan seluruh prajurit dan anggota Persit agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak bermanfaat atau hoaks.
“Pola hidup sederhana itu penting, hindari gaya hidup mewah yang tidak sesuai dengan penghasilan. Jangan mudah terjerat utang atau pinjaman yang tidak perlu, karena masalah ekonomi sering menjadi pemicu keretakan rumah tangga,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, dilanjutkan dengan makan siang bersama, dan ditutup secara resmi pada pukul 17.30 WITA. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.














