
Tim Kota Komba Utara dalam pergelaran Liga MKKS SMA 2025 berpose bersama tim pelatihManggarai Timur, pena1ntt.com – Laga semifinal Liga MKKS Manggarai Timur 2025 mempertemukan dua tim sekecamatan yang sarat gengsi, yakni Kota Komba melawan Kota Komba Utara (KKU), Jumat03/10/2025). Pertandingan berlangsung ketat dan penuh drama, namun akhirnya tim sepak bola putra Kota Komba Utara harus mengakui keunggulan Kota Komba dengan skor tipis 2–1.
Jalannya pertandingan berlangsung penuh tensi. Pada babak pertama, Kota Komba lebih dulu membuka keunggulan lewat gol cepat sehingga menutup paruh pertama dengan skor 1–0. Memasuki babak kedua, Kota Komba semakin menekan dan berhasil menambah satu gol lagi, membuat skor menjadi 2–0.
Meski tertinggal dua gol, Kota Komba Utara tidak menyerah. Serangan demi serangan dilancarkan hingga akhirnya menjelang akhir babak kedua mereka mampu memperkecil kedudukan menjadi 2–1.
Namun, gol balasan itu tidak cukup untuk menyelamatkan KKU dari kekalahan.Meski kalah, perjuangan tim Kota Komba Utara menuai apresiasi penonton. Mereka dinilai tampil penuh semangat dan memberi perlawanan sengit hingga menit akhir.
“Hari ini pertandingan benar-benar seru, Kota Komba Utara memberi perlawanan luar biasa. Tapi dewi fortuna tampaknya lebih berpihak pada Kota Komba,” ujar salah satu penonton di tribun.Pelatih tim Kota Komba Utara, Coach Picce Puyol, mengaku bangga dengan kerja keras anak asuhnya meski hasil akhir tidak berpihak pada mereka.
“Anak-anak sudah berjuang maksimal dan menunjukkan permainan terbaik. Kami sempat memperkecil jarak skor dan hampir membalikkan keadaan, tapi keberuntungan tidak memihak. Kekalahan ini jadi pelajaran berharga, dan saya percaya tim ini akan lebih kuat di turnamen berikutnya. Walaupun kalah, kami siap menatap perebutan posisi ketiga dengan motivasi tinggi,” tegas Coach Picce Puyol kepada Media ini, Jumat(03/10/2025)
Dengan hasil ini, Kota Komba melaju ke final, sementara Kota Komba Utara akan memperebutkan posisi ketiga. Meski gagal ke partai puncak, Kota Komba Utara tetap pulang dengan kepala tegak berkat perjuangan penuh semangat dan tekad untuk menutup turnamen dengan hasil terbaik.














