Penulis : Hendrika Stefania Yulindo Ta’a
KUPANG, PENA1NTT.COM – Toleransi Adalah sikap dimana kita menunjukan rasa saling menghormati, menghargai, memahami dan menerima keberagaman keyakinan agama atau individua tau kelompok yang berbeda agama.
Dalam konteks toleransi utama penting untuk dingat apalagi bagi anak muda atau gen-z bahwa setiap individu memiliki hak mutalak untuk memilih agamanya sendiri tampa paksaan maupun tekanan dari pihak manapun.
Contoh nyata tetang toleransi keberagaman yang saya temukan dikehidupan saya sebagai umat katolik yaitu pada saat merayakn perayaan kelahiran yesus kristus (Natal) oleh umat katolik.
Pada saat itu umat katolik membuka pintu rumah merka bagi tetangga muslim untuk merayakan bersama-sama dan memberikan maaf kepada sesama manusia tanpa memandang latar belakang mereka dan kepercayaan agamanya.
Oleh karena itu kita sebagai manusia yang sadar akan kesalahan mulai memilih untuk membenah diri mulai dari sikap saling menghargai, saling menghormati, antar agama, disitu kita sudah mewujudkan rasa cinta kita kepada tuhan dan sesama.
Salah satu faktor penting dalam menjunjung tinggi toleransi keberagaman di Indonesia adalah Pendidikan.
Pendidikan yang baik menjadi salah satu faktor yang penting atau kunci utama dalam membangun masarakat yang harmonis dan saling menghormati walaupun berbeda agama.
Maka dari situ setiap individu harus menyadarai bahwa hidup ditegah Masyarakat multicultural adalah anugerah yang harus di jaga dengan baik.
Kerukunan hidup beragama yang di harapkan adalah kerukunan antar para pemeluk agama dalam semangat saling mengerti, memahami antar satu dengan yang lain.
Memahami dan tenggang rasa akan menumbuhukan sikap dan rasa empati kepada siapapun yang sedang mengalami kesulitan dan dapat memahami bila berada di posisi orang lain.














