MANGGARAI, PENA1NTT.COM — Bangunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kedindi, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, menjadi sorotan warga setempat karena dianggap berada di lokasi yang tidak ideal. Fasilitas tersebut berada tepat di depan pelabuhan, area yang dipenuhi aktivitas perusahaan sehingga menghasilkan debu yang mengganggu dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar.
Warga mengeluhkan debu yang kerap terbawa angin dan menempel pada bangunan MBG, termasuk area produksi makanan. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait kebersihan serta keamanan makanan yang disajikan untuk anak-anak.

“Bagaimana mungkin makanan yang dihasilkan di sini bisa sehat jika debu terus-menerus masuk ke dalam bangunan?” tutur seorang warga dengan nada khawatir.
Penempatan MBG di lokasi rawan debu ini memunculkan pertanyaan tentang proses perencanaan pemerintah dalam memilih tempat untuk fasilitas publik yang menyangkut kesehatan. Warga mendesak pemerintah segera mengevaluasi lokasi tersebut dan mempertimbangkan relokasi ke area yang lebih aman serta bebas polusi.
Masyarakat menekankan pentingnya fasilitas MBG berada di lingkungan yang bersih guna memastikan kualitas makanan bergizi yang dihasilkan benar-benar layak konsumsi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola MBG belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik.














