MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Kabupaten Manggarai menerima investasi signifikan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) melalui Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).
Program ini menyalurkan dana demonstrasi plot (demplot) senilai Rp100 juta per desa, yang totalnya mencakup 77 desa di tujuh kecamatan, termasuk Satar Mese, Satar Mese Barat, Satar Mese Utara, Cibal, Wae Ri’i, Rahong Utara, dan Ruteng.
Kepala Bidang Penguatan Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat Dinas PMD Manggarai, Heribertus Wahang Ganar, mengonfirmasi bahwa saat ini penyaluran difokuskan pada Tahap II yang mencakup 57 desa, menyusul 20 desa yang telah menerima pada Tahap I.
“Total dana yang disalurkan untuk 57 desa pada Tahap II ini mencapai Rp5,7 miliar, dengan setiap desa menerima Rp100 juta. Kami sedang bekerja keras agar realisasi ini berjalan tepat waktu,” ujar Bertin sapaan Heribertus.
Lebih lanjut ia merinci bahwa dari 57 desa Tahap II, sebanyak 46 desa akan menerima pencairan di tahun 2025, sementara 11 desa sisanya akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Pihak Dinas PMD kini tengah merampungkan seluruh kelengkapan administrasi agar dana stimulan tersebut segera tersalurkan.
Fokus Stimulan: Pertanian, Peternakan, dan Pasca-Panen
Dana stimulan senilai Rp100 juta tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan berbagai sektor ekonomi produktif yang disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing desa.
Bertin menyebut capaian program TEKAD sejauh ini dinilai cukup memuaskan sejak kembali berjalan pada September 2024.
Jenis kegiatan yang didanai sangat beragam, meliputi sektor peternakan, pertanian—termasuk budidaya padi dan hortikultura—serta sektor perikanan.
“Sejak program ini berjalan kembali pada September 2024, respon dan hasil di lapangan sangat baik. Program TEKAD ini memicu kreativitas masyarakat desa dalam mengelola potensi mereka,” tambahnya.
Khusus di sektor perikanan dan pertanian, dana ini juga dialokasikan untuk kegiatan budidaya dan pengelolaan pasca-panen, sebuah upaya strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk desa dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
Dengan adanya stimulus Program TEKAD ini, masyarakat desa di Kabupaten Manggarai diharapkan dapat memanfaatkan dana tersebut secara optimal untuk menciptakan unit-unit usaha produktif yang berkelanjutan.
Program ini menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat desa, dan pada akhirnya, mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berkesinambungan.














