MAUMERE, PENA1NTT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka merealisasikan penyaluran bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dan keluarga kurang mampu sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Nian Tana Sikka.
Momen penting ini ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Sikka, Senin (29/12/2025).
Di bawah kepemimpinan Bupati Juventus Prima Yoris Kago dan Wakil Bupati Simon Subandi Supriadi, pemerintah daerah mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp1,5 Miliar dari APBD Tahun Anggaran 2025 yang difokuskan pada program unggulan Satu Rumah Tangga Miskin Satu Sarjana.
Intervensi Strategis Melalui Jalur Pendidikan
Sebanyak 80 (delapan puluh) mahasiswa yang berasal dari dua puluh satu kecamatan telah terpilih sebagai penerima manfaat utama tahap akhir tahun ini.
Bupati Juventus pada saat acara penyerahan menjelaskan, penyaluran bantuan ini menjadi bukti kehadiran negara dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan tinggi.
Para penerima merupakan mahasiswa yang terdaftar secara valid dalam data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) serta mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang berhasil mempertahankan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00.
Dirincikan Bupati Juventus, setiap mahasiswa menerima stimulan sebesar Rp5.000.000 yang dialokasikan untuk menutupi biaya Uang Kuliah Tunggal atau SPP sebesar Rp3.500.000 dan bantuan biaya tempat tinggal atau kos sebesar Rp1.500.000.
Kebijakan pemberian tambahan bantuan biaya kos ini diambil berdasarkan realitas lapangan bahwa beban biaya hidup seringkali menjadi hambatan finansial yang lebih besar bagi mahasiswa asal pelosok yang harus menempuh studi di pusat kota Maumere.
“Beasiswa ini adalah modal intelektual yang kami titipkan kepada adik-adik mahasiswa. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Sikka, dari wilayah manapun mereka berasal, memiliki hak yang sama untuk bermimpi setinggi langit tanpa perlu merasa ciut oleh keadaan ekonomi keluarga,” ujar mantan Ketua Pengurus Pusat PMKRI tersebut.
Penyaluran bantuan beasiswa ini mendapat respon positif. Maria, salah satu mahasiswa penerima manfaat asal Kecamatan Waiblama, mengungkapkan rasa harunya.
Ia mengakui bahwa sebagai anak petani, biaya kuliah dan kos adalah beban yang sangat menghimpit bagi orang tuanya.
Baginya, bantuan yang diserahkan di penghujung tahun ini merupakan sebuah kepastian untuk bisa terus belajar hingga meraih gelar sarjana demi mengangkat derajat ekonomi keluarga di masa depan.
“Selama ini, setiap kali masuk semester baru, orang tua saya selalu pusing mencari pinjaman ke sana-sini hanya agar saya tidak berhenti kuliah. Hari ini, Pemkab Sikka memberikan kepastian bahwa saya tidak berjuang sendirian,” ungkap Maria.
Membangun Kualitas SDM Berkelanjutan
Lebih lanjut, Bupati Juventus menjelaskan bahwa investasi sebesar Rp1,5 Miliar ini merupakan pertaruhan jangka panjang bagi masa depan daerah.
Ditegaskan olehnya, mencetak satu sarjana di setiap keluarga miskin adalah cara paling radikal dan efektif untuk mengubah nasib keluarga tersebut secara mandiri dan bermartabat.
Bupati Juventus menambahkan, untuk menjamin keberlangsungan program ini agar tidak bersifat temporer, pemerintah tengah menyiapkan payung hukum yang lebih kuat melalui peraturan daerah agar skema beasiswa ini masuk dalam struktur anggaran secara permanen.
Komitmen keberlanjutan ini diharapkan menjadi jaminan bagi seluruh mahasiswa Sikka bahwa negara akan selalu mendukung perjuangan mereka di dunia pendidikan.
Dengan pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran, Pemerintah optimis akan lahir generasi intelektual baru yang siap membangun daerah menuju kemandirian dan kesejahteraan yang merata.
“Tugas adik-adik sekarang hanya belajar yang tekun dan selesaikan studi tepat waktu. Biarlah pemerintah yang memikirkan biayanya, dan kelak setelah sarjana, tugas adik-adik adalah kembali untuk mengabdi dan membangun Nian Tana Sikka ini menjadi lebih baik lagi,” pungkas Bupati Juventus.














